LAPORAN PENDAHULUAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK PDF

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN OTITIS MEDIA PADA PASIEN DENGAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK I. REFERAT Otitis Media Supuratif Kronik Penyusun: Santi Mariana Purnama ( ) Nyssa Jualim () Nita Sari Wijaya (). Bab I Pendahuluan. .. hukum, perusahaan asuransi kesehatan, media massa dan pihak lainnya jika diperlukan. ▫ Mempresentasikan . kematian, laporan kejadian luar biasa, laporan medikolegal serta keterangan medis . akut, kronik, emergensi, dan gangguan perilaku pada berbagai tingkatan usia dan jenis kelamin.

Author: Faekus Dukazahn
Country: Netherlands
Language: English (Spanish)
Genre: Video
Published (Last): 27 December 2014
Pages: 193
PDF File Size: 19.4 Mb
ePub File Size: 16.5 Mb
ISBN: 946-7-56941-292-9
Downloads: 84083
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Doramar

Managing Physical Panic attacks that is more likely to require treatment of the vestibular disorder.

Meskipun abses Bezold adalah komplikasi dari OMA dengan mastoiditis yang lebih sering terjadi pada anak-anak, abses ini juga dikenal sebagai komplikasi dari OMK dengan cholesteatoma. Penyebaran ke superior dapat mencapai fossa posterior cranium, subdural, dan meningen.

Mexia exposure to loud noises within the audible range have long been known to Get more great content like this delivered right to you! Anatomy of ear, in Disease of Ear, Nose, and Throat.

Proses mastoiditis yang berkelanjutan inilah yang akan menyebabkan terjadinya abses mastoid. Epitel respirasi ini mempunyai sel goblet dan sel yang bersilia, mempunyai stroma yang banyak serta pembuluh darah.

Dizziness Headaches Nausea Fatigue Hurts Mucus Blood Throat – Choice Ear Kudalaut

pendahuulan The alleviation pendhuluan ‘post nasal drip’ aka ‘catarrh’. Obstruksi ini meningkatkan kemungkinan dekompresi yang infeksius sampai korteks mastoid, menyajikan klinis sebagai abses subperiosteal atau abses Bezold. Yang sangat jarang terjadi ialah apabila perforasi korteks terjadi di dasar posterior dari zygoma. Pada stadium akut, yang dapat merupakan tanda bahaya antara lain; naiknya suhu tubuh, nyeri kepala, atau adanya malaise, drowsiness, somnolen, atau gelisah.

Allergic rhinitis and asthma were also associated with chronic sinusitis in children p 0. Stadium III menunjukkan bahwa labirin membran dan endolymph telah terganggu oleh penyakit atau intervensi bedah. Target Audience And Goal Statement. Pemeriksaan PenunjangAdapun pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosa abses mastoid adalah melalui pemeriksaan mikrobiologi dan pemeriksaan radiologikPemeriksaan MikrobiologiPemeriksaan mikrobiologi sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi kuman penyebab, dimana sediaan diambil langsung dari abses dengan insisi drainase, atau pada operasi mastoidektomi.

  EVIDENCIAS QUE EXIGEN UN VEREDICTO JOSH MCDOWELL PDF

Penyakit atikoantral lebihsering mengenai pars flasida dan khasnya dengan terbentuknya kantong retraksi yang mana bertumpuknya keratin sampai menghasilkan kolesteatom.

REFERAT OMSK

Ini adalah komplikasi yang jarang terjadi, dan terlihat biasanya pada anak-anak muda dengan OMA. Nyeri telinga mungkin ada tetapi mungkin oleh adanya otitis eksterna sekunder.

Bila terjadinya labirinitis supuratif akan terjadi tuli saraf berat, hantaran tulang dapat menggambarkan sisa fungsi koklea. Hal ini biasanya terjadi tromboflebitis menular sebagai akibat dari infeksi otologic, tetapi beberapa kasus juga terdapat pada kasus tanpa operasi otologic atau otitis. Biasanya didahului oleh perluasan infeksi saluran nafas atas melalui tuba eutachius, atau setelah berenang dimana kuman masuk melalui liang telinga luar.

Kadang abses dapat tembus keluar dan menimbulkan fistel. Epitel skuamosa pada membrane timpani normalnya membuang lapisan sel-sel mati dan tidak terjadi akumulasi debris, tapi jika terbentuk kantong retraksi dan proses pembersihan ini gagal, debris keratin akan terkumpul dan pada akhirnya membentuk kolesteatoma.

Gambar 9 Abses Mastoid, dimana terjadi pengumpulan pus di dalam rongga mastoid yang merupakan kelanjutan dari mastoiditisH. Tahap ketiga adalah disebabkan rongga abses yang pecah atau meluas. Hal ini sebagai alasan bahwa pendekatan bedah yang bijaksana adalah dengan mengasumsikan adanya fistula di setiap kasus cholesteatoma, untuk mencegah komplikasi yang tak terduga.

Penyebaran ke anterior pus menyebar melalui aditus ad antrum ke telinga tengah, ke lateral dapat membentuk subperiosteal abses, ke inferior dapat terbetuk Bezoldabscess; suatu abses pada bagian belakang insertion muskulus sternocleidomastoideus, dan medial menyebar ke apex petrous menyebabkan petrositis. Dinding sinus akan lebih cerah dengan kontras dan menghasilkan tanda delta karakteristik yang berkaitan dengan trombosis sinus.

Hidrosefalus Otitic dikenal untuk mempersulit sejumlah besar kasus ini. Please help us to share our service with your friends. Proyeksi Mayer atau Kronk, Diambil dari arah dan anterior telinga tengah.

Ke medial sel udara tulang petrosus menimbulkan petrositis5. Pencahuluan epitel melalui leher kantong yang sempit menjadi sangat sulit dan lesi tersebut membesar.

Hubungan antara Telinga Tengah dan Tulang MastoidTelinga tengah yang terisi udara dapat dibayangkan sebagai suatu kotak dengan enam sisi. Abses mastoid sebagai komplikasi dari otitis media yang berbahaya karena penyebaran proses radang tidak hanya kronk pada tulang mastoid saja namun dapat meluas ke tempat lain yaitu pada bagian posterior ke sinus sigmoid yang dapat menyebabkan thrombosispenyebaran ke posterior juga dapat mencapai tulang oksipital yang kemudian menyebabkan osteomielitis calvaria atau abses Citelli.

  EL VUELO DEL MOSCARDON PARTITURA PIANO PDF

Jika merupakan komplikasi mastoiditis akut maka kuman yang ditemukan sama dengan kuman penyebab Otitis Media Akut yaitu Streptococcus pneumonia dan Hemophilus influenzae. Ketika cholesteatoma melibatkan saluran tuba, juga dapat mengikis struktur seperti labirin atau tegmen. Pencitraan itu sendiri adalah diagnostik abses parenkim yang signifikan, dan evaluasi menyeluruh dari pencitraan diperlukan untuk menyingkirkan komplikasi intrakranial secara bersamaan, atau lapran tekanan intrakranial meningkat.

Bila sekret telah kering tetapi perforasi masih ada setelah diobservasi selama 2 bulan maka idealnya dilakukan miringoplasti atau timpanoplasti yang bertujuan untuk menghentikan infeksi secara permanen, memperbaiki membran timpani yang perforasi, mencegab terjadinya komplikasi serta memperbaiki pendengaran. Pertahanan pertama adalah mukosa kavum timpani, yang mampu melokalisasi infeksi.

Mastoiditis secara klinis menyajikan postauricular eritema, nyeri, dan edema, dengan daun telinga ke arah posterior dan inferior. Bila tidak dijumpai kolesteatom, tuli konduktif kurang dari 20 db ini ditandai bahwa rantai tulang pendengaran masih baik.

Increase in the incidence and complications.

Jika ada tanda-tanda mencurigakan itu terjadi, pengobatan segera dan pemeriksaan lebih lanjut sangat penting. Int J Paediatr Otorhinolaryngol. Abses Otak Abses otak adalah komplikasi intrakranial kedua yang paling umum dari otitis media supuuratif meningitis, tetapi mungkin yang paling mematikan.

Kavum mastoid dibuka untuk menghindari system aerasi yang tertutup. Anterior menuju telinga tengah menuju aditus ad antrum. Keluarnya sekret biasanya hilang timbul. Akan tampak gambaran tulangtulang pendengaran dan atik sehingga dapat diketahui apakah kerusakan tulang telah mengenai struktur-struktur3.